Catatan lapangan Kamis, 14 Februari 2013

begitu bersemangat dan cerianya anak didik PAUD Kunjungan TP Nurul Amal

begitu bersemangat dan cerianya anak didik PAUD Kunjungan TP Nurul Amal

Pagi itu saya datang ke PAUD kunjungan TP Nurul Amal, bertempat disebuah balai RT yang sangat  terbatas fasilitasnya , pembelajaran dilakukan ditengah balai diantarpagi itu ternyata tak hanya anak didik yang ada di TP tumpukan meja dan kursi Inventaris RT. Walaupun ditengah keterbatasan fasilitas dan belajar diruangan yang kurang layak, anak-anak terlihat begitu bersemangat. Bunda Isti juga mengajar dengan penuh perhatian kepada semua murid. Pagi itu pembelajaran yang diberikan mengenai mengenal huruf arab serta bernyanyi lagu-lagu agama. Dengan menggunakan poster bertuliskan huruf arap bunda mengajar dengan mengenalkan satu persatu huruf sambil bernyanyi, lalu mengajak satu per satu untuk maju dan bernyanyi.

Saat istirahat saya coba ngobrol-ngobrol dengan adik-adik. Sambil berkenalan dan mengajak bermain, saya ngobol dengan mereka, apakah pernah denger hewan yang namanya kancil (seekor hewan yang menjadi icon dongeng anak-anak) ?, apakah mereka sebelum tidur didongengkan cerita oleh orangtuanya ? ; ternyata mereka  tidak tahu tentang kancil dan jarang didongengkan oleh orang tua mereka. Dengan tujuan observasi awal dan sebagai bahan saya dalam memberikan pendampingan di parenting education siang itu, yang akan mengambil tema “Manfaat mendongeng bagi anak-anak”.

Selepas pembelajaran selesai saya berdiskusi dengan pendidik mengenai proses parenting dan tingkat kehadiran orang tua. Menurut informasi pendidik, parenting education biasanya dimulai dengan pengantar dari pendidik, lalu isian dari narasumber, Tanya jawab dan sesi lain-lain sebelum penutup. Terkait dengan kehadiran orangtua dalam parenting education juga cukup baik dari 17 anak didik 13 orangtua hadir.

Parenting education hari itu dimulai setelah pembelajaran anak-anak selesai dilaksanakan. Orang tua yang hadir kebanyakan sudah hadir sejak pagi sekalian mengantar anak-anak mereka. Siang itu saya mulai fasilitasi parenting education dengan berkenalan, karena memang baru kali ini saya datang dalam kegiatan parenting education (PE) di Nurul Amal, lalu sebelum inti PE, saya membacakan sebuah puisi untuk para ibu, yang berjudul “Serangkai Cinta untuk Bunda” karena memang orang tua yang hadir dalam PE siang itu, ibu-ibu semua.  Lalu ada seorang ibu yang, komentar ”…..wah kebetulan pas hari kasih sayang ini, dapat kado puisi…” (lalu ibu-ibu tertawa) ….

Materi inti PE di Nurul Amal mengenai “Manfaat mendongeng bagi anak-anak” saya awali brainstorming dengan ibu-ibu, bertanya tentang pengalaman mendongengkan anaknya, ternyata tak banyak yang masih mendongengkan cerita untuk anaknya.  Banyak ditemui anak-anak yang sulit diminta tidur oleh orang tuanya, hal ini karena si anak tidak mendapatkan pengantar tidur yang menyenangkan dan bermakna. Berawal dari itu pedamping ingin berbagi informasi terkait dengan pentingnya/manfaat dari mendongeng kepada anak. Antara lain ada lima manfaat, yaitu menanamkan pengetahuan baru kepada anak; memberikan pelajaran moral bagi anak; mengajarkan empati pada anak; melatih imajinasi bagi anak; dan menumbuhkan minat baca anak.

Pemilihan cerita juga menjadi hal yang perlu diperhatikan oleh orangtua dalam mendongeng. Dalam memilih cerita perlu mempertimbangkan usia si buah hati. Memilih cerita disesuaikan dengan kadar emosional dan pengalaman anak. Mendongeng bisa dilakukan dengan memberikan variasi cara mendongeng misalnya dengan buku cerita dengan boneka atau benda-benda dilingkungan sekitar yang dapat menggambarkan tokoh dan suasana cerita. Dengan mengetahui manfaat dan tips memilih cerita dalam mendongeng ini dapat menjadi pertimbangan orangtua dalam memberikan pengantar tidur yang berkualitas, menyenangkan dan bermakna bagi si buah hati.

Setelah memfasilitasi kegiatan parenting education pendamping  bersama dengan pendidik Nurul Amal bersama-sama membuat redaksi kalimat poster sekolah ramah anak, dan tersusun 4 rumusan kalimat, yaitu ‘Kebersihan Sebagian dari Iman”; “ Mari Budayakan 3S (Senyum, Salam, Sapa)”; “Hari Ini Belajar, Masa Depanku Bersinar”; dan “Sekolahku Aman dan Nyaman Tanpa Kekerasan”.

Selanjutnya pendamping juga berdiskusi dengan Ibu Win, pendidik TP Nurul Ilmi, kami membahas mengenai tindak lanjut rencana inisiasi PAUD kunjungan Nurul Ilmi. Dari hasil diskusi disepakati untuk melakukan koordinasi dan pembahasan bersama dengan pengurus dan pendidik untuk menentukan langkah-langkah selanjutnya sebelum melakukan komunikasi dengan Kepala Desa. Pendamping juga menemui Ibu Lasmi (TP Permata Hati) membehas terkait dengan rekrutmen calon pendidik TP. Ada dua pendaftar yang masuk. Tindak lanjut yang akan dilakukan adalah pengurus akan melakukan koordinasi terkait dengan rencana tes wawancaa dengan kedua pelamar tersebut.

Advertisements
By YSKK

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s