Kunjungan ke POS PAUD

IMG_2852Pagi yang cerah menemani perjalananku ke Weru. Tempat pertama yang aku kunjungi adalah TP Permata Hati,  pagi itu ada pembelajaran untuk mengenalkan anak mengenai alat transportasi kepada anak, khususnya alat transportasi udara, yaitu pesawat terbang. Agar mengenal lebih jauh mengenai alat transportasi yang bisa terbang ini, Bunda Yani dan Bunda Yatmini mengajak anak-anak untuk menanamkan jiwa kreativitas mereka, dengan membuat mainan dari kertas atau orang sering menyebutnya origami. Dengan sabar Bunda memberikan selembar kertas bekas, dan menuntun mereka melipat tahap demi tahap, sampai jadilah origami yang berbentuk pesawat terbang. ”….asyik, sudah jadi ako diterbangkan pesawatnya….” seruku, kepada adik adik yang tersenyum puas atas karya mereka, lalu terbanglah pesawat-pesawat kecil yang akan mengantar mereka menuju harapan dan cita-citanya.

ini pesawat hasil karyaku lho...

ini pesawat hasil karyaku lho…

Setelah pembelajaran usai saya berbincang dengan Bunda Yatmini selaku Ketua Himpaudi Kecamatan Weru, terkait menanyakan lokasi Pos PAUD dan contac persons tambahan untuk memberikan gambaran kepada saya dimana saja dan siapa yang harus saya hubungi di setiap Pos PAUD dalam rangka mengantar undangan Pertemuan Konsultatif. Saya sempatkan pula bertanya terkait seleksi bagi calon pendidik TP Permata Hati, yang sudah ada 2 pelamar, terkait hal ini masih menunggu waktu dari ketua penggurus yang saat ini masih agak tersiata waktunya unuk membimbing siswanya lomba Cerdas Cermat.

Pos PAUD yang pertama saya kunjungi untuk pengorganisasian peserta Pertemuan Kolaboratif adalah Pos PAUD Cahaya Hati. Pos PAUD ini ternyata tempatnya di Pulerejo Desa Krajan, yang berbatasan langsung dengan Desa Candirejo Gunungkidul. Saya tak akan menyia-nyiakan kesempatan pertama berkunjung ke Pos PAUD ini, selain untuk mengantar undangan dan memberikan penjelasan terkait pentingnya kegiatan tersebut untuk pengelolaan Pos PAUD, saya juga menggali kegiatan Pos PAUD yang ada disana. Bu Sujarmi pun berkomitmen untuk datang dalam kegiatan Pertemuan Konsultatif, karena beliau juga merasakan manfaat pelatihan yang diadakan oleh YSKK, yang sudah mualai diterapkan melalui kegiatan Parenting Education (PE) sebanyak dua kali. Untuk Pos PAUD Cahaya Hati, berintegrasi dengan kegiatan Posyandu balita dan lansia setiap bulan sekali, ada 50 anak yang akif dalam kegiatan Posyandu, dari jumlah itu ada 16 anak yang sudah ikut PAUD namun juga ikut Pos PAUD di Posyandu yang kebetulan tempatnya tidak begitu jauh.

IMG_2876Pos PAUD berikutnya yang saya kunjungi adalah Pos PAUD Aisyiyah Desa Karakan. Pos PAUD ini sebenarnya cukup dekat dengan Desa Sambirejo Gunungkidul, hanya saja baru kali ini saya berkunjung ditempatnya. Di sana bertemu dengan Ibu Nur Kholis, beliau adalah salah satu peserta Pelatihan TOF, dan kelompoknya menjadi salah satu dari dua penampil terbaik simulasi kegiatan PE. Beliau berkomitmen pula untuk hadir meluangkan waktunya ditengah aktivitasnya sebagai Kepala Sekolah di sebuah MI. Informasi dari Bu Nur Kholis Pos PAUD yang dilaksanakannya merupakan kegiatan yang masih satu atap dengan Yayasan Aisyiyah yang memayungi MI, namun untuk kegiatanya mengisi pada Posyandu Dahlia di dekat MI satu kali di setiap bulannya. ada sekitar 20 sampai 30 anak yang mengikuti kegiatan Pos PAUD. Pos PAUD Al Firdaus Desa Krajan, juga saya kunjungi namun karena sudah sangat siang, lokasi pembelajarannya sudah sepi, jadi saya sampaikan ke rumah Ketua Pengelolanya yang kebetulan juga tidak ditempat, jadi surat undangannya diterima putra Pak Pinadi.

Pos PAUD yang saya kunjungi lagi adalah, Pos PAUD Mawar Desa Karangwuni. Bertemu dengan Bu Giyarni. Sembari saya memberikan surat dan sedikit memebrikan gambaran pentingnya menfaat kegiatan tersebut, saya juga ngobrol-ngobrol terkait dengan kegiatan Pos PAUD, yang kadernya baru saja mendapatkan pelatihan mengenai PAUD di Jakarta ini. Pos PAUD ini ternyata sudah tidak lagi bergabung dengan Posyandu, karena kegiatanya pun sudah dua kali seminggu, hari Kamis dan Minggu, jumlah anak yang menikuti sekitar 23 anak dari dua dusun sekitar Pos PAUD. Beliau juga mengungkapkan kesediaanya untuk hadir dalam pertemuan konsultatif yang didakan di tp Permata Hati Desa Ngreco. Kegiatan terakhir yang saya lakukan sebagai serangkaian tugas saya dilapangan hari itu adalah mendistribusikan Buletin Ceria Kantor Kecamatan Weru, sudah cukup sore memang, namun masih ada Ibu Sri Pujiyatmi yang menerimanya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s