Generasi Penerus Bangsa, Generasi yang Cinta dan Bangga pada Tanah Airnya

Keceriaan anak-anak Taman Pintar Nurul Amal, kegiatan jalan-jalan di lingkungan sekitar sambil mengibarkan Sang Merah Putih.

Tujuh belas agustus tahun empat lima

Itulah hari kemerdekaan kita

Hari merdeka nusa dan bangsa

Hari lahirnya bangsa Indonesia

Merdeka………………………

Petikan lagu karya H. Mutahar diatas tentu sangat lekat di ingatan kita. Lagu yang menyuarakan kemerdekaan bangsa Indonesia yang sering diperdengarkan di Bulan Agustus  di setiap tahunnya. Kemerdekaan bangsa ini tak lepas dari jasa para pahlawan kusuma bangsa. Pahlawan telah memberikan wujud cintanya kepada tanah air ini dengan memberikan hadiah kemerdekaan bagi bangsa ini. Semangat cinta tanah air inilah yang perlu untuk digelorakan kepada generasi penerus bangsa. Generasi penerus yang memberikan cintanya kepada bangsa ini untuk mengisi kemerdekaan yang telah dikaruniakan. Lalu siapakah generasi penerus bangsa yang akan mengisi kemedekaan bangsa ini saat ini dan kelak kemudian hari?  Untuk saat ini tentunya kitalah yang memiliki tanggung jawab untuk mengisi kemerdekaan ini dengan berbagai karya yang dapat kita sumbangkan bagi bangsa ini. Dan kelak, anak-anak kita lah sebagai generasi penerus bangsa yang akan mengisi kemerdekaan bangsa ini. Kemerdekaan yang dengan susah payah diperjuangkan oleh para pahlawan kusuma bangsa ini harus diisi dengan berbagai prestasi yang akan mengharumkan dan membanggakan bangsa ini.

Anak-anak sebagai generasi penerus bangsa tentu saja perlu memiliki rasa cinta kepada bangsanya. Generasi yang kelak membawa bangsanya ke masa yang lebih cemerlang dengan prestasi-prestasinya. Banyak hal yang saat ini terkadang berlalu begitu saja di sekitar kita khususnya saat perayaan HUT Kemerdekaan RI, khusunya adalah yang berkaitan dengan berbagai kegiatan yang berhubungan dengan penenaman rasa cinta kepada tanah air kepada anak-anak. Lihatlah betapa bersukacitanya anak-anak di Bulan Agustus. Setidaknya itu yang saya rasakan dikala kecil yang mungkin juga dirasakan anak-anak di Indonesia lainnya. Anak-anak menyambut bulan ini dengan berbagai kegembiraan.

Anak-anak diajak bermain dengan perlombaan yang beraneka macam, antara lain berbagai sebutlah gobak sodor, lari bakiak atau lari estafet.  Anak-anak bermain dan berlomba dalam keceriaan, capek pun terkadang sampai terlupakan oleh kesenangan mereka. Lalu bagaimana kita memaknainya? Apakah hanya sekedar berhenti pada kesenangan anak-anak saja karena bermain bersama kawan mereka atau bahkan memenangkan lomba? Tentu tidak…! Permainan-permainan yang asli Indonesia itu dimainkan anak-anak saat negeri ini merayakan ulang tahun kemerdekaannya. Betapa bersemangat dan pantang menyerahnya mereka saat berlomba untuk menjadi yang terbaik, tergambar di diri mereka seperti seorang pahlawan  yang gigih untuk berjuang meraih kemerdekaan. Kegiatan ini dapat dimaknai sebagai salah satu cara untuk menanamkan rasa cinta tanah air kepada anak-anak. Menanamkan rasa cinta tanah air tidak harus selalu dengan cara yang formal dan kaku. Melainkan dengan pendekatan hal-hal yang dianggap menyenangkan oleh anak. Dunia anak sangat dekat dengan dunia bermain. Di saat anak merasakan kesenangan ketika melakukan sesuatu hal maka ada peluang yang baik bagi orangtua untuk menyematkan pesan dalam kesenangan hati mereka. Kesenangan mereka bermain bersama teman-teman di tanah air yang bebas penjajahan ini perlu untuk disyukuri.

Kemeriahan peringatan HUT Kemerdekaan RI biasanya diakhiri dengan panggung gembira yang menampilkan pentas kesenian yang ditampilkan oleh seluruh eleman masyarakat sekitar, tidak terkecuali adalah anak-anak. Kegiatan ini pun juga memiliki makna sebagai sarana penanaman cinta tanah air dan kebanggaan sebagai anak Indonesia. Kesempatan pertama anak akan merasa terhibur dengan pentas seperti tarian, puisi, lagu-lagu kebangsaan, atau kesenian-kesenian tradisional. Kegiatan ini juga akan menggugah rasa cinta dan bangga terhadap bangsanya yang kaya akan  budayanya yang begitu mempesona. Dengan mereka bangga akan kekayaan budaya bangsanya maka anak memotivasi anak untuk menampilkan kebolehannya di even-even pentas keseniannya.

Mengembangkan bakat anak tentu perlu peran serta orangtua dan lingkungannya, diawali dari motivasi dari keluarga dengan dibimbing oleh orangtua agar bakat anak bisa dikembangkan, didukung dengan menguatkan dan memperdalamnya dengan di sekolah/wadah yang sesuai dilanjutkan dengan menampilkan kebakat dan kebolehannya dihadapan masyarakat dalam even-even yang ada. Misalnya saja mulai dari pentas seni dalam rangka HUT RI, peringatan Hari Anak  atau pentas seni dalam perpisahan sekolah atau bahkan kalau ada kesempatan mengikuti ajang pentas ditingkat yang lebih tinggi Anak kita akan tampil menjadi anak yang percaya diri, menghargai dan bangga terhadap Indonesia melalui budayanya.

Rasa cinta dan bangga anak Indonesia yang telah diaktualisasikan anak lewat bahasa dan perilaku mereka di usia kecilnya akan akan tertanam dan tumbuh hingga mereka dewasa dan dituangkan dalam bentuk karya mereka dalam berbagai hal sebagai wujud cinta dan bangga terhadap tanah airnya.

Advertisements
By YSKK

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s