Langkah Awal Menggalang Dukungan, PAUD Taman Pintar Petakan Stakeholder

Taman Pintar sebagai Lembaga PAUD telah memberikan manfaat selama lima tahun. Memasuki tahun ajaran ke enam PAUD Taman Pintar diharapkan semakin meningkat kualitasnya agar dapat bersaing dengan Lembaga PAUD. Perlu menggalang dukungan dari berbasai pihak untuk mendukung keberlanjutan Taman Pintar. Taman Pintar Nurul Ilmi dan Nurul Amal sebagai PAUD yang berbasis masyarakat, pada tanggal 20 Agustus 2015 lalu melakukan Pemetaan Stakeholder di lingkup Kecamatan Weru.

Kecamatan Weru semakin terbuka akses Pendidikan untuk Anak Usia Dini, sebagaimana data dari Himpaudi Kecamatan Weru di akhir tahun ajaran 2014-2015 ada 22 Kelompok Bermain (KB), 21 TK, 2 TPA dan 8 Pos PAUD. Kondisi ini menjadi sebuah peluang sekaligus tantangan. Bagi masyarakat khususnya orang tua anak usia dini ini menjadi peluang untuk mendapatkan pilihan yang beragam sesuai dengan minat dan bakat anaknya. Bagi lembaga PAUD tak terkecuali bagi 5 Taman Pintar dan 5 Pos PAUD dampingan YSKK hal ini menjadi sebuah tantangan karena harus kompetitif dengan LPAUD lain yang ada saat ini.

Berdasar kondisi persaingan yang cukup tinggi, maka Taman Pintar dan Pos PAUD harus bisa menjawab tantangan ini. Cara Pertama yang perlu dilakukan adalah dengan melakukan penguatan di manajeman internal PAUD. Perencanaan menjadi sebuah keniscayaan dan memegang peranan penting dalam manajemen lembaga PAUD. Perencanaan ditempatkan sebagai panduan sekaligus alat kontroling perkembangan sebuah organisasi. Perencanaan harus melihat secara keseluruhan aspek yang menggerakkan Lembaga PAUD seperti: Sumber Daya Manusia (pengurus dan pendidik), pengelolaan keuangan dan organisasinya, jaringan, kegiatan layanan kepada anak usia dini. Dengan melihat secara keseluruhan aspek tersebut, LPAUD akan mengetahui seberapa besar sumber daya yang dikerahkan untuk mencapai tujuan.

Cara lain yang perlu dilakukan adalah dengan menghadirkan layanan yang berbeda dengan lembaga PAUD lain. Melihat kecenderungan kompetitif di atas, Taman Pintar dan Pos PAUD mengembangkan layanan yang khas. Kekhasan tersebut terlihat pada proses stimulasi tumbuh kembang anak usia dini dengan mengintegrasikan budaya lokal. Kekhasan lain adalah layanan tidak hanya diberikan kepada anak namun juga kepada orangtua/pengasuh anak usia dini, melalui program Parenting Education yang diagendakan rutin dengan berbagai materi seputar anak dari beragam narasumber. Keunikan inilah yang akan memberikan kejelasan dan kemudahan bagi masyarakat untuk memilih lembaga PAUD yang akan dipercayainya.

10 Lembaga PAUD ini memiliki tantangan untuk selalu sustain (berlanjut), dan menangkap peluang strategis yang ada. Salah satu peluang yang saat ini muncul terkait dengan disahkannya Undang-Undang No.6 tahun 2014 Tentang Desa. Taman Pintar dan Pos PAUD sebagai PAUD yang berbasis masyarakat dan berada di wilayah perdesaan perlu melihat sejauh mana Undang-Undang dapat berkontribusi. Pemerintah dan Masyarakat juga memegang peran penting dalam memajukan dan menjaga keberlanjutan PAUD ini.

Sebagai upaya menjawab berbagai tantangan yang semakin beragam dan menangkap peluang yang ada serta meningkatkan kualitas layanan yang telah diinisiasi maka dibutuhkan perencanaan yang matang untuk memastikan keberlanjutan Taman Pintar dan Pos PAUD. Melihat kebutuhan ini, Taman Pintar dan Pos PAUD bersama dengan dukungan YSKK, mengadakan Pemetaan Stakeholder.

Pemetaan Stakeholder yang pertama dilakukan pada 20 Agustus dilakukan di TP Nurul Amal dan TP Nurul Ilmi. Ada beberapa pihak yang teridentifikasi dan diharapkan kontribusinya untuk kemajuan Taman Pintar. Adapun hasil pemetaannya sebagai berikut:

  1. Pemerintah Desa, kontribusi yang diharapkan yaitu : PAUD Taman Pintar masuk dalam program dan mendapatkan dukungan pendanaan ; Ikut serta mensosialisasikan Taman Pintar; Berperan dalam re organisasi di TP Nurul Amal; Mengikutsertakan TP Nurul Ilmi dan TP Nurul Amal dalam Forum Pembangunan Desa (Misalnya Musrenbangdes)
  2. BPD, kontribusi yang diharapkan yaitu: Tokoh Kunci/Vokal di BPD memahami kondisi terkini Taman Pintar dan peran yang sudah dilakukan dalam pemenuhan kebutuhan anak usia dini sehingga memberikan dukungan terhadap TP ; BPD mengusulkan dan memperjuangkan aspirasi mengenai pendidikan anak usia dini/Taman Pintar dalam forum tingkat desa.
  3. Camat Weru, kontribusi yang diharapkan yaitu : Camat memahami kondisi terkini Taman Pintar dan peran yang sudah dilakukan dalam pemenuhan kebutuhan anak usia dini sehingga memberikan dukungan terhadap TP; Menyuarakan kebutuhan TP ke tingkat desa; Mengkoordinasikan ke tingkat desa mengenai dukungan alokasi dana kepada Taman Pintar.
  4. PKK Tingkat Desa, kontribusi yang diharapkan yaitu : Narasumber Parenting Education ; Ikut serta mensosialisasikan di wilayah strategis mengenai pentingnya PAUD dan keberadaan Taman Pintar
  5. Bidan Desa, kontribusi yang diharapkan yaitu : Memonitoring pertumbuhan anak di TP; Menjadi Narasumber Parenting Education
  6. Tokoh Seni dan Budaya, kontribusi yang diharapkan yaitu : Melatih/Mengajarkan kesenian (tari/gerak dan lagu/geguritan) kepada anak dan/atau kepada pendidik.

Dari stakeholder yang telah terpetakan, akan dijalin komunikasi oleh Taman Pintar Nurul Amal dan Nurul Ilmi untuk menggalang dukungan para pihak tersebut sesuai dengan kapasitasnya.

Advertisements
By YSKK

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s