Audiensi Raperda Pendidikan Gunungkidul

Berkualitasnya dunia pendidikan tak lepas dari peran serta masyarakat. Hal ini karena masyarakat adalah pelaku sekaligus pemanfaat layanan pendidikan. Dengan melihat begitu strategisnya peran serta masyarakat dalam dunia pendidikan, maka untuk memperkuat peran serta tersebut perlu dipayungi oleh sebuah aturan. Kabupaten Gunungkidul yang saat ini sedang menggodog Raperda (Rancangan Peraturan Daerah) mengenai Pendidikan, dirasa perlu untuk mencantumkan mengenai “Peran Serta Masyarakat” didalamnya.

Sebagaimana yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional di BAB XV Pasal 54 tentang Peran Serta Masyarakat dalam Pendidikan menegaskan bahwa: (1) Peran serta masyarakat dalam pendidikan meliputi peran serta perseorangan, kelompok, keluarga, organisasi profesi, pengusaha, dan organisasi kemasyarakatan dalam penyelenggaraan dan pengendalian mutu pelayanan pendidikan. (2) Masyarakat dapat berperan serta sebagai sumber, pelaksana, dan pengguna pendidikan.

Peran serta masyarakat ini diperkuat dalam pasal 56 Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, yang menyebutkan bahwa: (1) Masyarakat berperan dalam peningkatan mutu pelayanan pendidikan yang meliputi perencanaan, pengawasan dan evaluasi program pendidikan melalui dewan pendidikan dan komite sekolah/madrasah. (2) Dewan Pendidikan sebagai lembaga mandiri dibentuk dan berperan dalam peningkatan mutu pelayanan pendidikan dengan memberikan pertimbangan, arahan dan dukungan tenaga, sarana dan prasarana, serta pengawasan pendidikan pada tingkat nasional, provinsi, kabupaten/kota yang tidak mempunyai hubungan hirarkis. (3) Komite Sekolah/madrasah, sebagai lembaga mandiri, dibentuk dan berperan dalam peningkatan mutu pelayanan dan memberikan pertimbangan, arahan dan dukungan tenaga, sarana dan prasarana serta pengawasan pendidikan pada tingkat satuan pendidikian.

Yayasan Satu Karsa Karya (YSKK) bersama dengan organisasi masyarakat sipil di Gunungkidul, pada hari Selasa, 2 Februari 2016 yang lalu melakukan audiensi dengan DPRD Kabupaten Gunungkidul terkait dengan perkembangan Raperda Pendidikan. Audiensi diterima oleh Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Gunungkidul M. Dodi Wijaya, beserta dengan beberapa anggota Komisi IV antara lain Imam Taufik, Heri Nugroho, Ngatimin, Sumaryanto dan Wiwik Widyastuti. Salah satu yang disampaikan adalah mengenai pentingnya memasukkan aturan mengenai peran serta masyarakat dalam pendidikan di Raperda tersebut.

M. Dodi Wijaya selaku Ketua Komisi IV mengapresiasi masukkan dari YSKK mengenai Raperda pendidikan Gunungkidul ini. “Masukan YSKK atas rancangan Peraturan Daerah ini sangat berharga bagi penyempurnaan Raperda Pendidikan. Meski belum masuk tahap rapat dengar pendapat, kontribusi YSKK akan memperkaya bagi Komisi D maupun Pansus” ujar M. Dodi Wijaya dalam pertemuan tersebut.

Advertisements
By YSKK

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s