Kampanyekan PAUD Ramah Anak, 10 PAUD di Kecamatan Weru Gelar Talkshow Parenting

Tak seperti biasanya pagi itu di Kantor Kecamatan Weru nampak kemeriahan anak-anak beserta orangtuanya. Ternyata pagi itu, Jumat, 14 Juli 2017 digelar “Expo PAUD dan Talkshow Parenting’. Kegiatan yang dihadiri lebih dari 200 peserta untuk tersebut diadakan oleh 10 PAUD dari 8 desa di Kecamatan Weru dan didukung oleh YSKK. Talkshow Parenting tersebut digelar untuk menyambut Hari Anak Nasional yang bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya PAUD dan mengkampanyekan pendidikan yang ramah anak.

Talkshow Parenting ini mengahadirkan dua orang narasumber yaitu Bunda Retnaningsri Mar’atun Solichah, S.Pd.AUD, atau yang sering kita panggil Bunda Naning. Beliau adalah Kepala KB Sunrise Mojolaban Sukoharjo, wakil sekretaris Himpaudi Kabupaten Sukoharjo sekaligus pengajar Jurusan PG PAUD di Universitas Terbuka. Narasumber lain yang hadir untuk berbagi pengalamnnya yaitu Bunda Rachmasari Mega Angkasa, pendidik PAUD Taman Pintar Candi Asri sekaligus sekretaris Himpaudi Kecamatan Weru. Acara ini diikuti oleh para orangtua anak usia dini di Kecamatan Weru,  Camat Weru, Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Weru, Penilik PAUD, Bunda PAUD Kecamatan Weru, Bunda PAUD di 8 Desa, Kader Posyandu di 8 Desa, Bidan desa di 8 Desa, Pendidik PAUD di Kecamatan Weru.

Perkembangan otak seorang manusia sangatlah pesat  pada usia 0-8 tahun atau yang sering didengar sebagai usia golden age. Sehingga Lembaga PAUD memegang peranan penting dalam menstimulus aspek-aspek perkembangan anak diusia emasnya. Sebagaimana tertuang dalam UU Sisdiknas No 20 Tahun 2003 bahwa PAUD merupakan suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut.

 “… perkembangan kecerdasan seorang manusia sangat pesat pada usia 0-8 tahun dan paling pesat terjadi pada usia 0-4 tahun yaitu 50%, jadi stimulasinya harus maksimal… Peran PAUD sangat penting, karena guru-guru PAUD akan menerapkan semua pembelajaran sesuai karakter anak dan tetap berlandaskan pada undang-undang,… pembelajaran di PAUD itu ramah anak dan ramah otak… pembelajaran di PAUD itu dengan pembiasaan” ungkap Bunda Naning dalam talkshow tersebut.

Mendidik anak di usia dini ini perlu dilaksanakan dengan penuh keramahan. PAUD sebagai sebuah sekolah perlulah memberikan pelayanan yang ramah kepada anak. Mulai dari ramah pembelajarannya, yang dirancang dengan berbagai kegiatan yang menyenangkan dan merangsang perkembangan anak. Ramah juga lingkunganya dengan ruang kelas dan halaman yang bersih, sehat dan aman bagi anak. Maupun ramah pendidiknya dengan cara seorang guru PAUD menempatkan diri sebagai teman bermain, teman bicara dan teman belajar bagi anak.

“Sekolah ramah anak itu adalah sekolah yang bersahabat bagi anak… sekolah yang ramah bisa dilihat dari pembelajarannya  yang menarik bagi anak dan sesuai dengan karakteristik anak….  Sekolah ramah anak di  PAUD itu juga bisa dilihat dari gurunya, seorang pendidik PAUD harus ramah kepada anak, murah senyum, ceria, dan ketika berbicara dengan anak menggunakan bahasa anak… dan sekolah ramah anak itu lingkungannya juga harus ramah bagi anak.” Ungkap Bunda Rachma dalam talkshow tersebut.

Dalam acara tersebut juga ada pojok Foto Booth yang banyak diminati para peserta untuk berfoto-foto dengan berbagai pernak pernik yang bertemakan ramah anak.

Advertisements
By YSKK

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s